Terabaikan Hati
Aku pernah menemani hati yang begitu sepi..
Dia hanya menyeduh ku sekali..
Membiarkan uap ku terus melangit..
Apa panasku tak mampu menghangatkan dinginnya hati?
Alih-alih kurayu dengan manisku..
Aku justru diajak melihat rekam jejaknya yang abu-abu..
Belajar berdamai dengan diri..
Merabah berbenah diri..
Aku dibiarkan tak tersentuh..
Ah sial sore ini aku coklat hangat yang terabaikan.
Catatan N.D
Sidoarjo, 20 Januari 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar